Curhat periode ke-2
Periode ke-2, empat hari pertama
=================================================================
Nah guys,,, saya mau share dan curhat lagi nih seperti biasa, di hari keempat yang pertama, di periode kedua untuk saya di English Studio. So, dalam periode kedua ini, saya sudah mulai merasa terbiasa dan bisa beradaptasi dengan lingkungan kelas C1 yang pada periode sebelumnya cukup membuatku syok.
Pada periode ini, empat hari pertama aku belajar banyak hal baru, namun dengan metode yang sama yang disampaikan oleh Mr. Alam, tutor yang pernah membuatku menangis karena penekanan atau stressing yang diberikannya ketika belajar. Di periode ini, materi yang kudapatkan adalah empat subjek, diantaranmya :
1. Listening
Sama halnya dengan periode sebelumnya, di bagian ini saya masih belajar bagaimana cara meninggikan score listening di section 1 dan 2 melalui mini test. Dua hari pertama test nya di listening section 1, sementara 2 hari berikutnya listening section 2. Dalam part ini, score ku naik sih, biasanya cuma bener 2 atau 3, nah periode ini aku bisa bener 4-6 dari 10 soal.
2. Reading
Nah, kalau dalam part ini, ada 15 passages guys dengan teori matching headings, bagaimana trik mengerjakan soal-soal semacam itu. Dalam part ini, yang diperlukan adalah critical thinking, jadi bukan sekedar mencari dan menemukan keyword antara option sama passage, tapi kita dituntut untuk memahami konteksnya karena siapa tahu sama kata namun beda makna, nah dalam hal ini ada beberapa trik yaitu pertama tentukan keyword di option, kedua fahami maknanya dengan translate kebahasa Indonesia, ketiga temukan keyword yang sama di passage, bisa jadi sama persis, sinonim atau bahkan paraphrase, nah keempat adalah fahami maksud dari statement di passage yang keywordnya diduga sama, setelah itu, baru match atau cocokkan, apakah sama maknanya, jika begitu maka itulah jawabannya.
3. Speaking
Seperti pada periode sebelumnya, dalam part ini saya belajar speaking Part 1 dan Part 2. Pada hari pertama, saya belajar untuk membuat teks tentang apa yang mau saya katakan di Part 1 ini, tanpa batas saya bisa mengatakan apapun yang saya mau katakan, nah di hari kedua mulai diajarkan bagaimana saya harus berbicara, saya dituntut untuk memasukkan if clause, passive voice, compound complex, Hedging sama Idiom.
4. Writing
Berbeda dengan periode sebelumnya, dalam part ini saya belajar bagaimana cara mengerjakan writing task 1, mulai dari introduction, overall sampai detail body 1 and 2. Nah dalam beberapa soal yang diberikan ada sesuatu yang menarik, yaitu kita tidak bisa sembarangan ambil general, apalagi dengan istilah lebih tinggi, lebih besar dan lain-lain. Comparing itu hanya bisa dilakukan kalau ada time nya, jadi kalau tidak ada menunjukkan time misalkan dari tahun sekian ketahun sekian, maka ikita tidak bisa mengguganak istilah dari comparing tadi. Intinya, berhati-hatilah dalam mengambil general.
5. Additional Class
Dalam pelajaran tambahan grammar kali ini membuatku agak syok karena tutornya Mr. Eddy yang kebanyakan orang mengatakan bahwa cukup mengerikan diajarkan beliau, tapi saya mencoba mengikutinya walau hati memang ciut karena saya tipical orang yang sensitif, diteriakin dikit aja pasti mewek ga berhenti, hehe. Nah, kalau dalam speaking, tutor saya Ms. Nisa, saya enjoy mengikutinya dan sepertinya keceriaan dan kebahagiaan kembali dalam hidup saya, hehe lebay sih. Tapi kalau boleh jujur saya tidak nyaman karena disini saya ga bisa improve, beberapa lawan bicara dikelas kurang bisa mendorong saya untuk menjadi lebih baik, maksudnya agak sulit untuk mengimprove, karena sebelumnya saya join dikelas Ms. Safi, disana member nya sudah amazing semua, saya justru mendapat banyak ilmu dan kosakata baru yang membuat saya belajar lebih giat lagi, tapi di kelas sekarang saya justru lebih banyak diam dan cenderung mengikuti kelas dengan sangat santai, tidak ada tekanan dan itu membuat saya menjadi leha-leha atau cenderung sangat santai, padahal jadwal real test saya sudah sangat dekat, dan saya butuh mendorong diri saya untuk belajar banyak, karena tenses yang saya gunakan masih belum stabil, apa yang harus di sertakan pun, maksudnya seperti passive voice, idiom dan lain-lain masih belum bisa saya gunakan karena masih belum terbiasa. Jadi, entahlah kedepannya saya masih akan join additional class speaking atau tidak, karena kemungkinan besar saya akan mencoba banyak latihan sendiri di camp untuk meningkatkan kemajuan perubahan yang sesuai harapan.
========================================================================
#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris
=================================================================
Nah guys,,, saya mau share dan curhat lagi nih seperti biasa, di hari keempat yang pertama, di periode kedua untuk saya di English Studio. So, dalam periode kedua ini, saya sudah mulai merasa terbiasa dan bisa beradaptasi dengan lingkungan kelas C1 yang pada periode sebelumnya cukup membuatku syok.
Pada periode ini, empat hari pertama aku belajar banyak hal baru, namun dengan metode yang sama yang disampaikan oleh Mr. Alam, tutor yang pernah membuatku menangis karena penekanan atau stressing yang diberikannya ketika belajar. Di periode ini, materi yang kudapatkan adalah empat subjek, diantaranmya :
1. Listening
Sama halnya dengan periode sebelumnya, di bagian ini saya masih belajar bagaimana cara meninggikan score listening di section 1 dan 2 melalui mini test. Dua hari pertama test nya di listening section 1, sementara 2 hari berikutnya listening section 2. Dalam part ini, score ku naik sih, biasanya cuma bener 2 atau 3, nah periode ini aku bisa bener 4-6 dari 10 soal.
2. Reading
Nah, kalau dalam part ini, ada 15 passages guys dengan teori matching headings, bagaimana trik mengerjakan soal-soal semacam itu. Dalam part ini, yang diperlukan adalah critical thinking, jadi bukan sekedar mencari dan menemukan keyword antara option sama passage, tapi kita dituntut untuk memahami konteksnya karena siapa tahu sama kata namun beda makna, nah dalam hal ini ada beberapa trik yaitu pertama tentukan keyword di option, kedua fahami maknanya dengan translate kebahasa Indonesia, ketiga temukan keyword yang sama di passage, bisa jadi sama persis, sinonim atau bahkan paraphrase, nah keempat adalah fahami maksud dari statement di passage yang keywordnya diduga sama, setelah itu, baru match atau cocokkan, apakah sama maknanya, jika begitu maka itulah jawabannya.
3. Speaking
Seperti pada periode sebelumnya, dalam part ini saya belajar speaking Part 1 dan Part 2. Pada hari pertama, saya belajar untuk membuat teks tentang apa yang mau saya katakan di Part 1 ini, tanpa batas saya bisa mengatakan apapun yang saya mau katakan, nah di hari kedua mulai diajarkan bagaimana saya harus berbicara, saya dituntut untuk memasukkan if clause, passive voice, compound complex, Hedging sama Idiom.
4. Writing
Berbeda dengan periode sebelumnya, dalam part ini saya belajar bagaimana cara mengerjakan writing task 1, mulai dari introduction, overall sampai detail body 1 and 2. Nah dalam beberapa soal yang diberikan ada sesuatu yang menarik, yaitu kita tidak bisa sembarangan ambil general, apalagi dengan istilah lebih tinggi, lebih besar dan lain-lain. Comparing itu hanya bisa dilakukan kalau ada time nya, jadi kalau tidak ada menunjukkan time misalkan dari tahun sekian ketahun sekian, maka ikita tidak bisa mengguganak istilah dari comparing tadi. Intinya, berhati-hatilah dalam mengambil general.
5. Additional Class
Dalam pelajaran tambahan grammar kali ini membuatku agak syok karena tutornya Mr. Eddy yang kebanyakan orang mengatakan bahwa cukup mengerikan diajarkan beliau, tapi saya mencoba mengikutinya walau hati memang ciut karena saya tipical orang yang sensitif, diteriakin dikit aja pasti mewek ga berhenti, hehe. Nah, kalau dalam speaking, tutor saya Ms. Nisa, saya enjoy mengikutinya dan sepertinya keceriaan dan kebahagiaan kembali dalam hidup saya, hehe lebay sih. Tapi kalau boleh jujur saya tidak nyaman karena disini saya ga bisa improve, beberapa lawan bicara dikelas kurang bisa mendorong saya untuk menjadi lebih baik, maksudnya agak sulit untuk mengimprove, karena sebelumnya saya join dikelas Ms. Safi, disana member nya sudah amazing semua, saya justru mendapat banyak ilmu dan kosakata baru yang membuat saya belajar lebih giat lagi, tapi di kelas sekarang saya justru lebih banyak diam dan cenderung mengikuti kelas dengan sangat santai, tidak ada tekanan dan itu membuat saya menjadi leha-leha atau cenderung sangat santai, padahal jadwal real test saya sudah sangat dekat, dan saya butuh mendorong diri saya untuk belajar banyak, karena tenses yang saya gunakan masih belum stabil, apa yang harus di sertakan pun, maksudnya seperti passive voice, idiom dan lain-lain masih belum bisa saya gunakan karena masih belum terbiasa. Jadi, entahlah kedepannya saya masih akan join additional class speaking atau tidak, karena kemungkinan besar saya akan mencoba banyak latihan sendiri di camp untuk meningkatkan kemajuan perubahan yang sesuai harapan.
========================================================================
#englishstudio #englishstudioindonesia #englishstudiopare #ieltspare #ieltsenglishstudio #beasiswaieltspare #kampunginggrispare #kampunginggris #ieltskampunginggris
Komentar
Posting Komentar